7 Sebab Sedekah dan Infaq Tidak Diterima Allah

Rumahinfaq.or.id – Sedekah dan infaq adalah amal sholeh yang diperintahkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Walau demikian ada beberapa sedekah dan infaq yang tidak diterima Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Selain itu sedekah dan infaq adalah amalan sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam kepada umatnya yang memiliki kelebihan dalam harta kekayaan.

sedekah yang tidak diterima allah
sedekah yang tidak diterima allah

Sedekah dan infaq dimaknai dengan memberi sesuatu kepada orang lain yang dilakukan dengan sukarela dan ikhlas. Namun, infaq dan sedekah yang tidak mendapatkan pahala adalah yang dilakukan karena adanya paksaan dari orang lain.

Diketahui juga bahwa sedekah dan infaq sebagai amalan yang tidak memiliki batas berupa waktu dan tempat. Sehingga sedekah dan infaq bisa dilakukan kapan dan dimana saja atau bisa dikatakan sebagai amalan yang flexible.

Sedekah dan infaq tidak juah berbeda dengan amalan lainnya yang memiliki tujuan dalam memberikan manfaat yang beragam, baik itu dalam kehidupan sosial orang yang memberi atau orang yang menerima.

Begitu juga dengan balasan yang akan didapatkan oleh mereka yang memberi sedekah dan infaq dari sebagaian harta yang dimilikinya ada di sisi Allah. Balasan yang akan menjadi bekal akhiratnya kelak.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan jelas menyampaikan anjuran dalam bersedekah di dalam ayat-ayat al-Quranul Karim. Seperti di dalam ayat ke-114 surah an-Nisa.

Ayat tersebut berisi tentang sedekah sebagai salah satu amal kebaikan kepada sesama muslim.

Baca juga: Keutamaan Sedekah dan Doa Malaikat untuk Orang yang Sedekah Subuh

Walau sebagaimana dikatakan bahwa sedekah dan infaq adalah amalan yang paling flexible untuk dilakukan, tapi tidak bisa dipungkiri akan menjadi sulit dalam melakukannya dalam kehidupan nyata.

Kesulitan tersebut seperti ikhlas, iya suatu yang akan sangat memberi pengarub dan dampak kepada amalan yang dilakukan yaitu sedekah dan infaq.

Maka dari itu untuk mencegah hal yang demikian itu, kami akan memaparkan beberapa sedekah dan infaq yang tidak diterima Allah Subahanahu Wa Ta’ala.

Selain tidak diterima Allah, sedekah dan infaq tersebut akan menjadi alasan terjerumus kepada azab neraka.

Berikut ini pemaparannya.

1. Sedekah karena Niat Riya’

Rasulullah sudah menyampaikan perintah Allah untuk melakukan sedekah dengan ikhlas karena Allah semata dan rasa kerelaan dalam berbagi, namun tidak jarang ada orang yang melakukan sedekah dengan niat untuk mendapatkan pujian.

Selain pujian yang diharapkan dari sedekah yang dilakukannya, ada juga dengan disertai niat untuk melakukan riya’ atau yang bisa diketahui dengan istilah pamer.

Tindakan yang dilakukan dalam bentuk untuk mendapatkan pujian, pamer atau untuk riya’ tersebut merupakan beberapa hal yang dilakukan dengan maksud untuk memberikan image.

Image dalam hal ialah kesan bahwa sedekah dan infaq yang dilakukan adalah hal yang baik di mata orang lain.

Walaupun perbuatan tersebut terlihat sebagai hal yang baik, tapi di sisi Allah yang demikian itu adalah perbuatan yang dibenci Allah Subahanahu Wa Ta’ala.

Sehingga, jika sedekah dan infaq dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan pujian dari orang lain, maka sedekah dan infaq tersebut tidak akan mendapatkan pahala di sisi Allah Subahanahu Wa Ta’ala.

Namun, berbeda halnya jika sedekah dan infaq tersebut dilakukan dengan ikhlas dan dengan tujuan untuk mendapatkan ridho Allah, maka sedekah dan infaq tersebut akan meraih balasan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Allah menjelaskan untuk tidak melakukan sedekah dan infaq dengan niat riya’ atau pamer atau untuk mendapatkan pujian dari orang lain di dalam ayat ke-38 surah an-Nisa.

2. Menunda dalam Sedekah dan Infaq

Ternyata tidak hanya pamer atau riya’ yang akan menjadikan sedekah dan infaq tidak diterima Allah Subahanahu Wa Ta’ala, sebab menunda juga bisa menjadi penyebabnya.

Mengapa demikian?

Allah Subahanahu Wa Ta’ala telah memberi kita beragam nikmat yang tidak terhitung lagi banyaknya dalam kehidupan kita ini. Nah, sebagai seorang hamba yang bertakwa, sudah seharusnya kita tidak menunda dalam bersyukur.

Tentu saja cara bersyukurnya adalah dengan mengeluarkan sebagian dari harta yang dimiliki untuk sedekah dan infaq.

Sehingga ketika ada keengganan dalam bersedekah dan berinfaq, itu adalah tanda atau makna tidak bersyukur atas nikmat yang Allah Subahanahu Wa Ta’ala berikan.

So, jangan menunda dalam bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya ya!! Sedekah dan infaq adalah salah satu caranya bersyukur.

3. Sedekah dan Infaq yang Diungkit-ungkit

Dalam ayat ke-264 surah al-Baqarah, Allah Subhanahu Wa Ta’ala melaknat orang yang gemar mengungkit-ungkit tentang apa yang diberikannya kepada orang lain.

Apalagi jika orang yang menerima pemberiannya tersebut merasa terhina, dan terluka. Maka, sedekah dan infaq tidak diterima Allah Subahanahu Wa Ta’ala, selain itu hal yang demikian akan mencelakakan si pemberi.

Bahkan akan menjadi penyebab masuknya kedalam neraka, sebagaimana dijelaskan dalam ayat tersebut.

4. Sedekah dari Hal yang Buruk

Dalam ayat ke-92 surah Ali Imran, Allah menyatakan tidak akan menerima sedekah dan infaq yang dilakukan oleh seseorang kecuali dengan sesuatu yang dicintainya.

Maka, bagaimana jika sedekah dan infaq diberikan dari sesuatu yang buruk?

Tentu, sedekah dan infaqnya tidak akan diterima Allah Subahanahu Wa Ta’ala karena dberikan dari sesuatu yang buruk.

Begitulah penjelasan dari ayat ke-267 surah al-Baqarah yang berisi perintah untuk memberi dari sesuatu yang baik, baik yang sudah menjadi rezekinya yang dihantarkan Allah atau apa yang diusahakannya.

Ayat tersebut juga berisi larangan untuk memberi sedekah dan infaq dari sesuatu yang buruk, yang dimana kamu sendiri tidak menyukainya atau bahkan merasa jijik atasnya.

5. Sedekah dari Hal Haram

Penyebab sedekah dan infaq tidak diterima Allah Subahanahu Wa Ta’ala adalah sedekah dan infaq yang diberikan dari sesuatu yang haram, seperti penipuan atau menipu.

Bahkan sedekah tersebut akan mendatangkan kemudharatan bagi pelakunya. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abdullah ibnu Umar Rasulullah berpesan hal yang demikian itu.

Hal tersebut tercantum dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, yaitu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasaalam menyatakan bahwa sedekah dari hasil penipuan tidak akan diterima Allah Subahanahu Wa Ta’ala.

Selain kelima penyebab di atas yang menjadikan sedekah dan infaq tidak diterima Allah Subahanahu Wa Ta’ala, maka ada satu penyebab yang paling penting yaitu sedekah dan infaq yang dilakukan oleh orang kafir.

Selain itu, sedekah dan infaq yang dilakukan karena terpaksa atau adanya paksaan akan tertolak atau tidak diterima Allah Subahanahu Wa Ta’ala dan tidak akan mendapatkan pahala di sisi-Nya.

Kedua penyebab terakhir sudah disampaikan Allah Subhanahu Wa ta’ala dalam surah at-Taubah ayat ke-54.

Oleh karena yang paling utama adalah keikhlasan dalam bersedekah dan berinfaq serta menghindari melakukannya dengan ke-7 penyebab di atas yang sudah dipaparkan oleh kami.

Semoga kita menjadi bagian dair orang yang bersedekah dan berinfaq dan diterima oleh Allah Subahanahu Wa Ta’ala dan mendapatkan pahala dari-Nya.

Demikianlah pemaparan kami tentang sedekah dan infaq yang tidak diterima Allah Subahanahu Wa Ta’ala dan tidak akan mendapatkan pahala-Nya.

Semoga bermanfaat untuk #sahabatrumi.

Donasi



Tinggalkan Balasan

Open chat
Butuh Bantuan?
Assalamu'alaikum
Ada yang bisa kami bantu ?