Dahsyatnya Keutamaan Donasi ke Panti Asuhan dan Lembaga Kemanusiaan

Rumahinfaq.or.id – Islam adalah agama yang mengatur tidak hanya hubungan manusia kepada Allah sebagai landasan keimanan, namun juga hubungan sesama manusia, sebagai implementasi keimanan tersebut. Ada banyak hal terkait hubungan manusia yang menjadi ajaran Islam, di mana tujuannya semata hanyalah untuk mendapatkan rahmat Allah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kaitannya dengan panti asuhan.

panti asuhan
panti asuhan

Diantara contoh implementasi keimanan dalam hubungan sesama manusia adalah memberikan sumbangan atau donasi ke panti asuhan. Sebagaimana diketahui, panti sosial merupakan lembaga sosial yang memberikan solusi untuk menangani masalah-masalah dalam masyarakat, terutama mereka yang hidup dalam kekurangan.

Banyak anak-anak yang berada di bawah garis kemiskinan tidak bisa melanjutkan pendidikan mereka karena keterbatasan biaya. Panti asuhan hadir memberikan bantuan agar bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik demi masa depan yang lebih cerah.

Tidak hanya itu, panti asuhan juga menjadi agen yang memberikan rumah yang layak dan kehangatan persaudaraan, terutama bagi mereka yang hidup di jalan. Kerasnya kehidupan di jalan seringkali membuat orang-orang, terutama anak di bawah umur, menjadi pribadi yang keras, bahkan dekat dengan kriminalitas.

Dengan pola pendidikan dan pendekatan yang dilakukan, panti asuhan menjadi garda untuk mengatasi masalah anak jalanan. Tentu saja, pola pendidikan dan pengasuhan yang dijalankan lembaga sosial ini akan membantu mereka –para anak jalanan, menjadi pribadi yang lebih santun dan lebih baik.

Perintah Sedekah Dalam Islam

Donasi ke panti asuhan terdekat atau sedekah adalah salah satu perintah dalam agama Islam. Dalam hal ini, sedekah adalah mekanisme hukum Islam untuk memberikan bantuan kepada sesama yang membutuhkan, bukan hanya kepada mereka yang sama-sama beragama Islam, melainkan juga mereka dengan agama yang berbeda.

Selain itu, sedekah bisa diartikan sebagai cara Islam untuk mengupayakan kesetaraan, terutama dalam kehidupan. Islam sebagai rahmat bagi semesta, tentu memiliki kepedulian yang menyeluruh dalam segala hal di kehidupan. Sedekah atau donasi, adalah bukti nyata bagaimana Islam memiliki konsep untuk menjadi rahmat bagi semua umat.

Perintah untuk bersedekah, terutama ke panti asuhan, tercantum dalam Al Qur’an, sebagai hukum tertinggi dalam agama Islam. Dalam hal ini, perintah untuk bersedekah tercantum dalam Surat Al Baqarah ayat 274. Dalam ayat tersebut, Allah berfirman:

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَعَلَانِيَةً فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَاخَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَاهُمْ يَحْزَنُونَ

Yang artinya:
“Orang yang sedekah harta di malam dan siang hari secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapatkan pahala di sisi Allah. Tak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak (juga) mereka bersedih hati.”

Secara tersirat, ayat di atas memberikan gambaran bagaimana Islam mengajak pemeluknya untuk menunjukkan kepedulian ke sesama manusia dengan cara bersedekah, termasuk memberikan donasi ke panti asuhan bayi atau lainnya. Selain itu, dijelaskan pula mengenai bagaimana cara untuk bersedekah.

Dari ayat di atas bisa diketahui bahwa sedekah yang dianjurkan pertama-tama adalah sedekah dengan sembunyi-sembunyi, lantas secara terang-terangan. Hanya saja, perintah ini bukan dipahami sebagai sebuah bukti mutlak.

Anjuran untuk bersedekah secara sembunyi-sembunyi adalah cara Allah untuk menjaga umat-Nya dari sifat sombong yang terkadang muncul ketika seseorang melakukan kebaikan. Hanya saja, bersedekah secara terang-terangan juga diperbolehkan dalam rangka untuk memberikan inspirasi bagi orang lain untuk turut bersedekah. Namun, tentu, mereka yang bersedekah secara terang-terangan harus menjaga dirinya dari sikap sombong.

Tidak hanya itu, perintah sedekah dalam Islam diperkuat dengan adanya keterangan bahwa sedekah merupakan amal jariah. Menurut bahasa, amal jariah merupakan perbuatan terpuji yang dilakukan dengan balasan pahala dari Allah yang tidak putus hingga kapan pun. Keterangan bahwa sedekah adalah termasuk dalam amal jariah tercantum dalam hadis, yaitu:

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّمِنْ ثَلاَثَةٍ؛ إِلاَّمِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Yang artinya:
”Apabila anak Adam meninggal, maka putuslah amalnya, kecuali dari tiga perkara, sedekah jariah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang selalu mendoakan orang tuanya.” (HR Muslim)

Dari hadis di atas, didapatkan keterangan bahwa sedekah termasuk salah satu amal jariah yang tidak akan terputus meskipun seseorang sudah meninggal. Balasan yang akan didapatkan oleh seseorang yang bersedekah tidak hanya di dunia, melainkan juga di akhirat.

Panti Asuhan adalah Tempat yang Tepat Untuk Beramal

Memang, beramal baik memiliki spektrum yang sangat luas. Dengan kata lain, seseorang sebenarnya memiliki kebebasan terkait di mana dan bagaimana mereka akan memberikan donasi pada pihak yang membutuhkan. Namun, panti asuhan adalah salah satu tempat yang tepat sebagai tujuan donasi yang akan diberikan.

Hal ini tidak terlepas dari fungsi penting panti asuhan itu sendiri. Sebagaimana disinggung di awal, panti asuhan adalah lembaga sosial yang memberikan perhatian pada orang-orang yang membutuhkan, terutama anak-anak yang hidup dalam kondisi kurang menguntungkan dan berada di bawah garis kemiskinan.

Selain itu, panti asuhan adalah lembaga yang tidak hanya menjadi naungan untuk masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga sebagai lembaga pendidikan. Banyak panti asuhan Surabaya yang menawarkan program pendidikan dan keterampilan kepada anak-anak yang tinggal di sana.

Dengan program yang dibangun nantinya anak-anak tersebut bisa berkarya di kehidupan masa depan dengan lebih baik. Tidak hanya itu, panti asuhan juga seringkali membantu anak-anak menyelesaikan pendidikan hingga tingkat tertinggi. Dengan memberikan donasi ke panti asuhan, maka seseorang akan membantu membentuk generasi yang lebih unggul di masa yang akan datang.

Oleh karenanya, tanpa mengesampingkan tempat-tempat atau ide lain untuk bersedekah, namun panti asuhan adalah salah satu tempat donasi yang tepat. Terlebih, panti asuhan yang banyak terdapat di daerah pedesaan, sebagaimana yang ditemukan di panti asuhan di Bandung.

Hikmah Memberikan Donasi ke Panti Asuhan

Tidak hanya semata-mata membantu sesama ketika memberikan donasi ke panti asuhan, namun ada banyak hikmah yang akan didapatkan. Hikmah ini nantinya akan memberikan tambahan pengajaran betapa donasi ke panti asuhan adalah hal terpuji yang sebaiknya dilakukan dan bahkan diusahakan.

Beberapa hikmah yang bisa didapatkan dari donasi ke panti asuhan diantaranya adalah sebagai berikut:

1) Pahala yang terus mengalir
Sebagaimana dibahas di awal bahwa sedekah atau donasi adalah salah satu amal jariah dengan pahala yang tidak pernah putus. Seseorang yang memberikan hartanya untuk bersedekah ke panti asuhan dengan rasa ikhlas, tentu akan mendapatkan pahala yang terus mengalir.

Pahala jariah ini adalah sebuah investasi akhirat yang sangat penting. Dengan pahala yang tiada terputus, maka nantinya jalan untuk mendapatkan surga dari Allah akan cenderung lebih terbuka.

2) Harta yang lebih berkah
Islam mengajarkan bahwa harta bukan hanya tentang jumlahnya yang banyak, melainkan juga berkah yang ada di dalamnya. Harta yang berkah adalah harta yang bisa memberikan guna bagi orang lain, termasuk anak-anak yang ada di panti asuhan.

Tidak hanya itu, harta yang berkah nantinya akan menjadi sebab terbukanya pintu rezeki lainnya. Oleh karenanya, ada pepatah mengatakan bahwa sedekah atau donasi tidak akan menyebabkan rugi. Ya, berkah harta yang disedekahkan akan menambah rezeki lain yang bisa jadi sebelumnya tidak pernah diduga.

3) Sedekah untuk hidup yang lebih bahagia
Hikmah lain dari bersedekah ke panti sosial, terutama panti asuhan yang menaungi anak-anak yatim, adalah membuat hidup menjadi lebih bahagia. Dengan memberikan sedekah atau donasi nantinya akan muncul perasaan yang lebih nyaman dan kehidupan yang lebih tenang daripada sebelumnya.

Kenapa hal ini bisa terjadi?

Selain karena memang merupakan sebuah ketetapan dari Allah, pada dasarnya seseorang akan merasa lebih bahagia jika bisa memberikan kebahagiaan kepada orang lain. Hal inilah yang sebenarnya menjadi nilai penting dari peran manusia sebagai makhluk sosial.

Tidak hanya itu, seseorang yang gemar bersedekah nantinya akan terhindar dari pola kehidupan yang cenderung glamor dan berlebihan. Ia bisa belajar tentang mencari kebahagiaan dalam kesederhanaan sebagaimana yang ditampakkan oleh anak-anak yang berada di panti asuhan.

4) Menutupi aib masa lalu
Tidak ada seseorang yang tidak memiliki aib di masa lalu. Inilah tanda bahwa manusia adalah makhluk yang tidak sempurna. Oleh karenanya, apa yang perlu dilakukan oleh manusia adalah berusaha untuk terus memperbaiki diri hingga aib-aib masa silam yang terjadi akan tertutupi, bahkan terlupakan.

Sedekah atau donasi yang dilakukan adalah salah satu cara yang paling tepat untuk menutupi masa lalu. Memang, sedekah tidak serta-merta bisa mengubah tabiat seseorang dengan segera, namun donasi adalah salah satu cara seseorang untuk memperbaiki dirinya.

Dalam hal ini, ada salah satu pendapat masyhur dari Imam Syafii. Beliau berpendapat bahwa sedekah bisa menjadi sebab tertutupinya aib. Pasalnya, tidak akan ada celaan yang muncul dan disematkan bagi mereka yang gemar dan suka memberikan sedekah bagi orang-orang yang membutuhkan.

5) Menjadi bukti hidup yang bermakna
Seseorang akan mencapai level tertinggi dalam kehidupannya jika ia memiliki hidup yang bermakna. Tentu saja, apa yang dimaksud dengan hidup yang bermakna adalah sebuah kehidupan yang mampu memberikan kebaikan bagi orang lain.

Sedekah atau donasi ke panti asuhan yang dilakukan merupakan sebuah bukti kehidupan yang bermakna. Disadari atau tidak, banyak orang yang tidak merasakan kebahagiaan dalam hidup karena kehilangan makna. Dengan memberikan sedekah, seseorang bisa menggapai makna dalam hidup tersebut dan ia juga akan bisa belajar untuk lebih bersyukur.

Beberapa poin di atas adalah hikmah yang bisa didapatkan dari donasi yang dilakukan ke panti sosial. Tentu, masih ada banyak hikmah lain yang nantinya bisa didapatkan. Selain itu, hikmah di atas bisa menjadi sebab atau inspirasi agar semakin banyak orang-orang yang tergugah untuk memberikan donasi ke panti asuhan yatim piatu terdekat, baik panti asuhan di Jakarta atau daerah lainnya.

Kebutuhan Panti Asuhan Untuk Inspirasi Donasi

Sebenarnya, donasi ke panti asuhan tidak terbatas hanya pada uang saja. Memang, donasi berupa uang bisa dikatakan paling efisien karena nantinya bisa dikelola dengan baik oleh pihak manajemen panti sosial dan disesuaikan dengan kebutuhan yang mendesak. Oleh karenanya, seringkali penggalangan dana untuk panti asuhan digalakkan di beberapa daerah.

Namun, donasi ke panti asuhan bisa diberikan dalam bentuk yang lainnya. Ada beberapa jenis kebutuhan dari panti sosial yang bisa menjadi ide untuk memberikan donasi terbaik kepada mereka.

Beberapa jenis kebutuhan yang bisa menjadi ide untuk donasi adalah sebagai berikut:

1) Bahan makanan pokok
Bisa dikatakan jika bahan makanan pokok adalah salah satu kebutuhan yang sangat penting di panti asuhan. Terlebih, banyak anak yang ditampung di panti sosial sehingga pihak pengelola membutuhkan cukup banyak bahan makanan pokok untuk konsumsi setiap hari.

Beberapa bahan makanan pokok seperti beras, telur, mie instan, tahu, tempe, dan bahan pangan lain akan sangat bermanfaat untuk panti asuhan. Tentu, tidak ada batasan dalam pemberian bahan makanan pokok tersebut.

2) Perlengkapan sekolah
Banyak panti asuhan yang menampung anak-anak yang masih bersekolah, baik sekolah dasar, menengah, atas, ataupun kuliah. Hal ini cukup banyak ditemukan salah satunya di panti asuhan di Medan. Sayangnya, tidak semua panti sosial bisa memberikan perlengkapan sekolah yang memadai.

Hal ini dikarenakan banyaknya perlengkapan sekolah yang diperlukan serta jumlah anak-anak yang juga cukup besar di panti sosial tersebut. Oleh karenanya, perlengkapan sekolah adalah kebutuhan yang cukup krusial di mana diperlukan oleh panti asuhan. Dengan demikian, donasi, selain uang dan kebutuhan pokok, juga bisa diberikan dalam bentuk alat dan perlengkapan sekolah.

3) Pakaian
Barang kebutuhan lain yang diperlukan oleh panti asuhan adalah pakaian. Anak-anak yang berada dan tinggal di panti sosial tentu harus menggunakan pakaian yang layak demi kesehatan dan kebaikan mereka. Sayangnya, mereka terkadang tidak cukup beruntung dibandingkan dengan orang lain.

Keterbatasan yang dimiliki oleh panti sosial dan keadaan yang cenderung lebih sulit, membuat anak-anak atau mereka yang tinggal di panti sosial tidak bisa bebas membeli pakaian baru. Oleh karenanya, pakaian yang diberikan donatur akan menjadi kebahagiaan bagi anak-anak di panti asuhan.

Dalam hal ini, pakaian yang bisa dijadikan ide donasi ke panti asuhan bukan hanya pakaian baru. Banyak aksi sosial yang dilakukan untuk mengumpulkan pakaian bekas layak pakai untuk kemudian diberikan ke pengelola panti sosial.

4) Buku bacaan atau buku pelajaran
Buku, baik buku bacaan atau buku pelajaran, juga bisa menjadi ide donasi ke panti asuhan. Ya, buku-buku ini tentu akan memberikan manfaat yang banyak untuk anak-anak yang tinggal di panti sosial.

Sebagaimana diketahui, untuk sekolah, anak-anak panti sosial terkadang tidak bisa mendapatkan buku pelajaran yang memadai. Oleh karenanya, dengan sumbangan buku yang tidak terpakai, bisa jadi mereka akan lebih terbantu untuk mengejar pelajaran di sekolah.

Selain itu, buku-buku bacaan lain yang bisa menjadi ide donasi. Dengan buku bacaan tersebut nantinya akan lebih banyak wawasan yang bisa diserap dan didapatkan oleh anak-anak yang tinggal di panti sosial. Terlebih, jika lokasi panti asuhan tersebut ada di daerah pelosok yang jauh dari toko buku atau perlu akses panjang untuk mendapatkan buku.

5) Perlengkapan ibadah
Selain kegiatan sekolah dan belajar, kegiatan utama yang ada di panti sosial adalah kegiatan peribadatan. Panti sosial senantiasa berusaha untuk membuat anak-anak yang tinggal di sana semakin rajin untuk beribadah dan memahami ilmu-ilmu dalam peribadatan.

Oleh karenanya, dengan memberikan perlengkapan ibadah, maka seseorang setidaknya memberikan perhatian terkait pola pengajaran peribadatan di panti sosial. Nah, terkait perlengkapan ibadah, ada banyak barang yang bisa menjadi ide donasi, seperti Al Qur’an, sarung, mukena, baju dan lainnya.
Beberapa kebutuhan di panti sosial yang tertera di atas tentu bisa menjadi ide donasi yang tepat ke panti sosial. Tentu saja, tidak ada batasan untuk memberikan donasi tersebut. Anda bisa mengukur kemampuan sendiri untuk memberikan donasi yang layak.

Memberikan Donasi Panti Asuhan Melalui Rumah Infaq

Seringkali, seseorang bingung untuk memberikan donasi mereka ke panti sosial. Misalnya saja, seseorang ingin memberikan donasi untuk panti asuhan Jakarta Barat, tetapi ia memiliki kesibukan lain sehingga susah untuk berkunjung. Atau, ada orang lain yang merasa bahwa donasi yang ia berikan terlalu sedikit untuk diberikan secara langsung.

Nah, untuk kemudahan Anda dalam memberikan donasi ke panti sosial, maka Anda bisa menggunakan layanan yang diberikan oleh Rumah Infaq. Perlu diketahui, Rumah Infaq adalah sebuah lembaga infaq nasional yang akan menyalurkan segala macam donasi ke berbagai panti sosial yang ada di Indonesia sesuai prioritas.

Tidak hanya itu, nantinya Rumah Infaq juga akan membuat aneka program penggalangan dana untuk menghimpun donasi, terutama untuk kasus tertentu. Misalnya, program pengumpulan buku bacaan untuk panti asuhan di Bali atau lainnya. Dengan adanya pola sentralisasi dari Rumah Infaq, nantinya donasi yang diberikan ke panti sosial akan cenderung lebih maksimal dan tentu saja tepat sasaran.

Nah, untuk Anda yang ingin bergabung dan memberikan donasi apapun ke panti sosial, Anda bisa mengklik laman rumahinfaq.or.id untuk melihat kampanye yang sedang dijalankan. Segera bergabung dengan Rumah Infaq dan berikan donasi terbaik Anda untuk mereka yang membutuhkan.



Tinggalkan Balasan

Open chat
Butuh Bantuan?
Assalamu'alaikum
Ada yang bisa kami bantu ?