DAKWAH SEMAKIN KUAT DARI MASJID AL-HUFFADZ

Sudah 2 tahun Masjid Al-Huffadz Mentawai sudah resmikan dan sudah mulai digunakan. Masjid Al-Huffadz ini bangun oleh Rumah Infaq tepat di Desa Muntei, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Mentawai, Provinsi Sumatera Barat.

Masjid ini kini menjadi salah satu bangunan yang sangat mendukung perkembangan dakwah islam di kepulauan Mentawai. Banyak yang dulunya animism dan non-muslim mulai mengenal begitu indah dan damainya persaudaraan dalam ajaran agama islam.

Beberapa diantara mereka yang non-muslim ini kemudian mengucapkan dua kalimat syahadat. Mereka dengan ikhlas menjadi seorang muslim. Meski, tak jarang mereka harus menerima cibiran dan cemoohan dan saudara yang masih menganut agamanya yang lama. Terkadang harus diputus segala keterkaitan dalam persaudaraan, tidak mendapatkan harta warisan misalnya. Mereka ambil resiko itu.

Beberapa hari yang lalu, Pak Herman ketua DKM Masjid Al-Huffadz berkunjung ke kantor Rumah Infaq di Metland Tambun Bekasi. Beliau sampaikan rasa terima kasihnya dan masyarakat Mentawai pada umumnya atas bantuan pembangunan Masjid yang dilakukan oleh Rumah Infaq. Beliau sampaikan bahwa, tantangan selanjutnya adalah perlu tersedianya da’I yang selalu ada untuk membimbing di Mentawai ini. Masyarakat mualaf ini harus terus dibina. Tentunya selain orangtuanya, anak-anaknya juga harus segera diselamatkan akidah islamnya. Da’I yang mampu membawa mereka meniti jalan islam dengan benar.

Tapi, kata beliau. Kalau da’I ini juga harus kita perhatikan kesejahteraannya. Apalagi kalau dia sudah mempunyai istri dan anak. Minimal kebutuhan sehari-harinya tercukupi. Sehingga dia fokus menjadi da’I yang diharap-harapkan oleh ummat. Sedangkan jika ini juga dibebankan kepada masyarakat mualaf disana, sudha pasti mereka juga tidak sanggup. Wong, mereka juga kadang tidak makan bersama keluarganya jika hasil tani dan nelayan mereka tidak ada.
“disana itu banyak pisang, tapi harganya turun sekali. Satu tandannya hanya 1.500. padahal pisang ini harus dibawa dan dipikul dalam jarak yang begitu jauh. Terkadang malah bisa sampai busuk di samping rumah-rumah penduduk disana. Saking murah harganya.” Tutur beliau.
“Maka, harapan kami Rumah Infaq juga bisa support terhadap natura da’I ini. Tidak harus besar, setidaknya operasional dakwah dan kebutuhan sehari-hari saja tercukupi.” Pinta beliau.

“Owh iya satu lagi Ustadz. Semoga juga tahun ini ada hewan qurban yang bisa kita sembelih di Masjid Al-Huffadz. Saya yakin para mualaf disana pasti bahagia dapat bagian daging untuk dijadikan teman nasi,” tutupnya.

Donatur yang terhormat, membantu operasional dai dan berqurban untuk daerah minoritas seperti di Mentawai adalah sesuatu yang sangat mulai di sisi Allah Swt. Bukan saja manfaat yang dirasakan. Tapi nilai yang begitu tinggi hadapan Allah Swt. Mencukupi kebutuhan para da’I bisa menjadi amal jariyyah. Energy yang didapatkan dari makanan yang halal kemudian itu dijadikan sebagai kekuatan dalam ibadah dakwah kepada para mualaf dan mualaf ini menjadi tercerahkan karena iman yang semakin mantap adlah sesuatu perbelanjaan yang dilakukan di jalan Allah Swt. Sama halnya kita membantu tugas nabi menyebarkan agama islam ke segala penjuru pelosok negeri dan dunia.

Jadi siapa yang berinfaq untuk da’I di Mentawai dan ingin berqurban di Masjid Al-Huffadz?



Tinggalkan Balasan

Open chat
Butuh Bantuan?
Assalamu'alaikum
Ada yang bisa kami bantu ?