Ini Dia Penjelasan Paling Lengkap Tentang Tujuan Infaq Dalam Islam

Rumahinfaq.or.id – Infaq adalah bentuk kepedulian ekonomi dan sosial yang diajarkan oleh Rasulullah, yaitu dengan mengeluarkan sebagian harta secara sukarela untuk mereka yang membutuhkannya. Adapun tujuan infaq ialah membentuk sosial masyarakat yang sejahtera dalam mentaati perintah-Nya.

Untuk mencapai tujuan infaq, maka infaq yang dikeluarkan tersebut harus dengan keikhlasan dan semata karena Allah dalam rangka bertaqarrub kepada-Nya. Infaq adalah amal sholeh dari banyaknya ibadah hamba kepada Rabbnya.

tujuan infaq
tujuan infaq

Tujuan infaq dalam islam yaitu menghilangkan sifat kikir pada mereka yang memiliki harta yang lebih. Selain dari pada itu, infaq juga merupakan bentuk ketaatan dan kecintaan kita kepada Rasulullah. Mengapa demikian?

Iya, infaq adalah amalan yang sangat dicintai oleh Rasulullah, beliau juga sangat menganjurkan amalan tersebut. Terdapat banyak hadits beliau yang membicarakan tentang infaq.

Infaq yang diusulkan oleh Rasulullah untuk mencapai tujuan infaq itu sendiri. lalu apa saja tujuan dari infaq?

Berikut ini pemaparan dari kami selaku Yayasan Rumah Infaq tentang tujuan infaq.

Tujuan Infaq

Berikut ini adalah beberapa tujuan dari infaq, yaitu;

1. Memecahkan masalah yang dihadapi oleh mustahiq

Tentu saja, dalam hidup ini setiap orang memiliki masalah yang harus di atasi. Begitu pula dengan mereka yang termasuk ke dalam golongan mustahiq. Adanya infaq, bisa mengatasi masalah yang mungkin sangat mendesak untuk diatasi atau diselesaikan oleh mustahiq.

Sehingga, ketika seseorang berinfaq dan di dapatkan oleh mereka yang berada dalam masalah ekonominya, maka tanpa disadari dirinya sudah membantu orang tersebut untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapinya.

So, jangan ragu untuk berinfaq walau dalam jumlah yang kecil dan niatkan semata karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

2. Membentangkan dan menyambung tali persaudaraan antara sesama

Iya, dengan infaq yang dikeluarkan kepada orang yang mungkin tidak kita kenal, maka kita sedang menjalin sebuah hubungan baru dengan membantu mereka. Bukankah saudara itu akan saling membantu?

Dalam kehidupan sosial, ketika seseorang membantu orang lain, maka dia sedang memperluas ruang lingkup pergaulannya. Demikian tercapainya tujuan infaq yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam.

3. Sebagai jembatan antara jurang pemisah kaya dan miskin

Dalam kehidupan sosial masyarakat, tingkatan sosial sangatlah dipandang, dan tidak jarang dalam islam pun masih terjadi hal yang demikian. Yang kaya hanya ingin bergaul dengan yang kaya.

Si miskin, tak pantaslah berkawan selain sesama nasibnya, yaitu mereka yang juga miskin, sebagaimana contohnya yang terjadi pada masa Rasulullah. Kaum Quraisy sangat menjunjung tinggi yang namanya status sosial.

Mereka yang tidak setara dengan mereka yang kaya, tidaklah pantas untuk duduk bersama mereka. Bahkan kemiskinan adalah sebuah aib yang memalukan pada masa itu.

Perbedaan yang diberikan masyarakat inilah menjadi dasar kuat bagi Rasulullah untuk membangun masyarakat madani. Masyarakat yang tidak memandang status sosial sebagai dasar penilai terhadap seseorang.

Salah satu cara Rasulullah memberantas masalah tersebut ialah dengan sedekah dan infaq, selain daripada kewajiban zakat yang ada. Dan itu terbukti, dalam bimbingan Rasulullah para sahabat bermasyarakat dengan dasar keimanan dan ketakwaan.

Tidak lagi ada yang namanya duduk bersama hanya karena sebatas status sosial semata. Jurang lebar yang dibangun oleh nenek moyang mereka, kaum Quraisy telah dijembatani oleh Rasulullah dengan infaq dan sedekah selain daripada kewajiban zakat.

4. Sebagai penanggung jawab sosial

Maksud dari tujuan infaq di atas ialah mereka yang memiliki harta tentunya memiliki peranan yang penting dalam sosial bermasyarakat. Sebab, tanpa disadari merekalah pengatur status sosial tersebut.

Disinilah kejernihan cara pandang Rasulullah dalam menanggapi masalah tersebut. Hal demikian terbukti dengan beliau menganjurkan untuk mereka yang memiliki harta yang lebih untuk mengeluarkan infaq, sedekah dan zakat yang wajib.

Ketika mereka yang berdiri di posisi sebagai penanggung jawab sosial, yaitu mereka yang memiliki harta yang lebih mau mengeluarkan infaq, maka itu artinya mereka menjalankan kewajiban mereka.

5. Menunaikan kewajiban atas harta

Harta, tidak akan habis ketika kita berbagi, bahkan dia akan bertambah dan tumbuh dengan cara yang dikehendaki Allah Subahanahu Wa Ta’ala. Sehingga, mereka yang memiliki harta punya kewajiban.

Kewajiban atas harta ialah membersihkannya, mendatangkan keberkahan atas harta tersebut dan mengembang biakkan pertumbuhannya. Itulah kewajiban atas harta dan kewajiban itu dapat dilakukan dengan infaq salah satunya.

Ketika mengeluarkan infaq dan menyerahkannya kepada mereka yang membutuhkannya, maka tetunaikanlah kewajiban kita atas harta yang kita miliki.

6. Mensejahterakan masyarakat

Infaq juga memiliki peranan penting dalam kemasyarakatan. Dengan adanya infaq, maka kemiskinan dan fakir dapat dibernatas sedikit demi sedikit.

Ketika kedua golongan yang bisa saja melemahkan kesejahteraaan masyarakat dibantu dengan infaq, maka kita telah memberikan sumbangan terbesar kepada Negara.

Dalam kata lain, kita telah membantu Negara dalam mensejahterakan masyarakat. Masyarakat adalah komponen terbesar yang sangat mempengaruhi keutuhan dan kemajuan Negara.

Tujuan Infaq dalam Islam

Ada beberapa tujuan infaq dalam islam, yaitu sebagai berikut;

1. Menghilangkan sifat kikir, dengki dan iri hati

Jika zakat yang sifatnya wajib sebagai pembersih jiwa dan harta, maka infaq adalah metode untuk menghapus dosa-dosa selain syirik tentunya.

Ketika kita memberi apa yang kita miliki kepada orang lain, maka pada saat itulah sifat kikir itu tidak lagi melekat pada diri seseorang. Infaq juga dapat mengkikis sedikit demi sedikit yang nama penyakit hati.

Dengki dan iri hati adalah penyakit hati yang sangat berbahaya bagi kehidupan bermasyarakat seseorang. Oleh karena itu, infaq datang sebagai penghapus keduanya.

2. Mengangkat derajat dan membantu fakir miskin keluar dari penderitaan dan kesulitan hidup

Fakir adalah golongan yang mereka tidak memiliki kekuatan dan harta dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-harinya. Kehidupan mereka selalu berada dalam lingkaran kesusahan.

Sedangkan miskin, ialah mereka yang memiliki kekuatan untuk bekerja dan memiliki harta, tapi harta yang mereka miliki belum bisa menutupi semua kebutuhan mereka.

Kedua golongan tersebut, termasuk golongan terendah dalam status ekonomi dan sosial. Kadang, tidak sedikit kedua golongan tersebut dipandang sebelah mata dan dikucilkan dari lingkaran sosial.

Hal demikianlah yang menjadi salah satu dianjurkannya bagi mereka yang memiliki kelebihan harta untuk mengeluarkan sebagian harta mereka dalam membantu mereka yang membutuhkannya.

Ada banyak cara yang Rasulullah ajarkan, salah satunya adalah infaq, yaitu membelanjakan sebagian harta kepada orang lain yang membutuhkannya sesuai dengan ajaran islam.

Dan terbukti, bahwa infaq dapat menstabilkan taraf ekonomi dan sosial dalam masyarakat. Sehingga, harta kekayaan tersebut tidak hanya menumpuk pada satu golongan kecil saja.

Sehingga, baik fakir maupun miskin tidak lagi direndahkan dalam islam atau bisa dikatakan bahwa islam telah mengangkat derajat mereka di mata masyarakat.

Kesulitan hidup dan penderitaan yang mereka alami juga bisa di atasi dengan infaq yang dikeluarkan oleh sebagian dari mereka yang memiliki kelebihan harta.

3. Sarana pemerataan pendapatan

Infaq yang dikeluarkan juga bertujuan sebagai sarana untuk mencapai keadilan sosial dalam bermasyarakat. Sebab, infaq dapat meratakan pendapatan dari setiap individu. Sehingga, tidaklah heran jika amalan ini sangat dicintai dan dianjurkan oleh Rasulullah.

4. Menjadikan pribadi yang lebih dermawan

Infaq juga adalah salah satu cara untuk menunjukan bahwa kamu adalah seornag muslim yang dermawan atau mau berbagi atas apa yang Allah titipkan sebagai rezeki atau pendapatan dari usahamu.

Kedermawaan adalah sifat yang sangat melekat dalam diri seorang muslim, sebab Sang Panutan Rasulullah sangatlah dermawan. Beliau adalah sosok yang sangat dermawan.

5. Mendapatkan pahala dan rezeki yang datangnya dari arah yang tak disangka

Selain mendapatkan pahala yang besar dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala dari infaq yang dikeluarkan. Maka juga rezeki akan bertambah dan datangnya dari segala arah yang tak pernah kami kira sebelumnya. Selain itu, rezeki yang didapatkan juga akan berkah.

Demikianlah, beberapa tujuan infaq yang dikeluarkan oleh seseorang yang memiliki kelebihan harta. Tujuan tersebut adalah pandangan Rasulullah ketika akan membentuk masyarakat yang islami dan sekarang semua itu sudah terwujud.

Donasi



Tinggalkan Balasan

Open chat
Butuh Bantuan?
Assalamu'alaikum
Ada yang bisa kami bantu ?