Menaikkan Tingkat Pahala Kita Dengan Infaq Mubah – Contoh Infaq Mubah

Infaq terbagi menjadi 4 macam, infaq wajib, sunah, mubah dan haram. Sesuai dengan namanya, ke-4 infaq tersebut memiliki hukum tersendiri dalam pelaksaannya. Begitu pula untuk infaq dalam berbisnis sebagai bentuk dari contoh infaq mubah.

Ada pun contoh infaq sunah adalah mengeluarkan infaq untuk keperluan jihad di jalan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dengan jenis-jenis tersebut, infaq yang awalnya yang memiliki hukum dasar sunah, bisa menjadi wajib, mubah dan makruh.

contoh infaq mubah
contoh infaq mubah

Berubahnya hukum dasar infaq ini memberi kita pemahaman yang semakin luas, agar dapat lebih memilih dalam berinfaq sesuai dengan jenis infaq yang ditawarkan. Hal demikian juga memberi kita kesempatan untuk mendahulukan mana yang penting.

Begitu juga dengan meningalkan jenis infaq yang tidak diperbolehkan. Jenis-jenis infaq ini tidak menjadi penghalang untuk kita berinfaq. Tinggal kita, mau memilih untuk berinfaq di jenis infaq yang mana.

Sebagaimana jenis infaq yang bersifat mubah ini. Untuk lebih memahami contoh infaq mubah, ada baiknya kita mengenal dulu hukum mubah itu sendiri.

Tentang Hukum Mubah

Hukum mubah adalah salah satu hukum dalam Islam. Hukum mubah adalah bentuk tawaran yang diberikan oleh Allah antara memilih untuk melakukan atau meninggalkan suatu amalan atau perbuatan.

Dikatakan juga, bahwa hukum mubah adalah hukum yang paling netral. Maksud dari kenertalan dalam hukum ialah jika dikerjakan mendapat pahala dan tidak mendapat dosa ketika tidak dikerjakan.

Ulama berpendapat bahwa hukum mubah suatu amalan yang dianjurkan tanpa adanya jaminan pahala yang didapatkan. Mubah juga adalah hukum yang ringan sebab mendapatkan pahala pada saat dilakukan dan dosa tidak didapatkan ketika ditinggalkan.

Baca juga: Penjelasan Paling Lengkap Tentang Perbedaan Infaq dan Sedekah Dalam Islam

Keberadaan Hukum Mubah

Hukum mubah berada di bahwa hukum sunah, oleh karena itu banyak ulama yang memerintahkan untuk mengganti amalan mubah menjadi malan sunah. Imam Ali Al Murshifi dalam Minahus Saniyah lebih menyarakan untuk mengejarkan amalan sunah untuk mendapatkan derajat yang lebih tinggi.

Peritah tersebut bukan hanya sebatas perintah, sebab dalam hukum mubah tidak ada jaminan mendapatkan pahala ketika dikerjakan. Sebab amalan mubah tiada yang mengetahui mendapatkan atau tidak, hanya Allah yang Maha Tau.

Peranan Hukum Mubah

Adanya hukum mubah bukan tanpa alasan, hukum yang bersifat netral ini. buktinya, keberadaan hukum disinggung oleh ulama sufi Ali Al Khowash tentang himmah adanya hukum mubah.

Bisa dikatakan bahwa hukum mubah adalah bentuk keringana atau rukhshoh. Rukhshoh ialah keringanan yang diberikan kepada seseorang antara memilih untuk tinggal atu memilih untuk meninggalkan.

Atau bisa dikatakan tidak ada jaminan untuk mendapatkan pahala dari apa yang dikerjakannya. Hal ini yang menjadi alasan perbuatan mubah digantikan dengan sunah. Doa adalah bentuk ibadah yang bernilai dan berpahala.

Banyak ahli tarekat menyarankan pengikutnya untuk meninggalkan atau minimal mengurangi perkara mubah dan menggantinya dengan sunah. Sehingga, setiap ibadah yang dilakukan dapat meningkat dari segi kualitas.

Baca juga: Ini Dia Penjelasan Paling Lengkap Tentang Prioritas Utama Urutan Penerima Infaq

Hukum Selain Mubah

Dalam Islam, setidaknya ada 5 hukum yagng berlaku selain dari hukum mubah tentunya. Berikut ini pemaparannya;

Hukum Wajib

Hukum wajib ialah hukum jika dikerjakan akan mendapatkana pahala dan bila ditinggalkan akan mendapatkan dosa. Wajib merupakan bentuk hukum yang tetap dan contoh hukum wajib ialah shalat 5 waktu.

Hukum Sunnah

Hukum sunah ialah ketika dikerjakan akan mendapatkan pahala, namun tidak akan mendapatkan siksaan atau dosa ketika ditinggalkan, seperti shalat dhuha.

Hukum Makruh

Hukum islam yang ini menunjukkan larangan yang bersifat tidak tetap. Hukum ini berlaku pada suatu perbuatan yang ketika dikerjakan tidak mendapatkan dosa dan jika tidak dilakukan mendapatkan pahala.

Contoh dalam penerapan hukum islam, yaitu makruh ini ialah mendahulukan kaki kiri atas kaki kanan.

Baca juga: Bacaan Doa Menerima Infaq dan Sedekah Lengkap Versi Bahasa Arab

Hukum Haram

Haram adalah suatu perbuatan yang jika tidak dikerjakan atau ditinggalkan maka akan mendatangkan pahala. Namun sebaliknya, jika dikerjakan akan mendapatkan dosa. Hukum ini bersifat tetap, seperti berzina.

Setelah mengetahu apa itu mubah dan pemaparannya, maka sekarang akan mudah kita memahami infaq mubah atau contoh infaq mubah. Maka, kita akan mencoba untuk memahami penjelasan beirkut ini.

Infaq Mubah

Infaq mubah atau infaq yang bersifat atau berhukum mubah adalah salah satu jenis dari infaq. Sebagaimana kita ketahui tentang hukum mubah, maka infaq mubah tidak berbeda jauh dari pengertian hukum mubah itu sendiri.

Maksudnya, infaq atau sebagai harta yang dikeluarkan oleh seseroang untuk suatu kepentingan yang ada di jalan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan infaq tersebut yang jika dikeluarkan tidak akan mendapatkan ganjaran apa-apa.

Tidak mendapatkan ganjaran dari infaq yang dikeluarkan, baik itu pahala yang tidak ada jaminannya mendapatkannya karena hanya Allah yang Maha Tau akan hal itu. Begitu pula dengan dosa.

Sehingga infaq mubah ini dapat dikatakan infaq yang netral atau adanya kesempatan untuk pelakunya mendapatkan tawaran untuk memilih dalam pelaksanaan infaqnya.

Jika munfiq tersebut memilih tidak mengeluarkan hartanya untuk infaq mubah tersebut, maka tidak mendapatkan dosa. Begitu sebaliknya, jika dikerjakan dan dilakukan tidak ada jaminan pahala baginya.

Contoh infaq mubah ialah berbisnis, berdagang, bercocok tanam atau bertani. Jika munfiq mengeluarknan sebagian dari hartanya untuk 3 bentuk kegiatan di atas, maka ia telah melaksanakan contoh salah satu dari jenis infaq yang empat.

Yaitu melaksanakan contoh infaq mubah. Infaq yang memiliki 2 pilihan dalam pelaksanaan dan pengamalannya. Bisa dikerjakan dan bisa ditinggalkan karena keduanya tidak akan mendapatkan ganjaran, baik itu dosa maupun pahala.

Menaikkan Infaq Mubah ke Infaq Sunah

Imam Ali Al Murshifi dalam Minahus Saniyah lebih menyarankan untuk menaikan seatu amalan mubah menjadi amalan sunah, begitu pun dalam berinfaq. Munfiq untuk infaq mubah bisa menaiki taraf ke munfiq untuk infaq sunah.

Kenaikan level infaq ini dapat dilakukan melalaui contoh infaq mubah ke contoh infaq sunah. Apa saja contoh infaq sunah itu?

Infaq sunah ialah jenis infaq kedua yaitu apabila dikeluarkan infaqnya akan mendapatkan pahala dan apabila tidak keluarkan infaqnya tidak akan mendapatkan dosa.

Jika dalam infaq mubah belum ada jaminan pahalanya, maka di infaq sunah sudah mendapatkan jaminan berupa pahala tersebut. Maka, ketika contoh infaq sunah dikerjakan akan mendapatkan pahala.

Infaq sunah terbagi menjadi 2 bagian, yaitu infaq sunah untuk berjihad dan infaq sunah yang dikeluarkan untuk menolong orang lain. Bentuk infaq sunah yang pertama ialah infaq yang dikeluarkan oleh seseorang atau kelompok untuk keperluan jihad.

Tentu saja, jihad yang dimaksud dalam bentuk infaq sunah yang pertama ini ialah jihad di jalan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Jihad untuk membela agama-Nya dan bukan jihad untuk kemaksiatan.

Sedangkan bentuk kedua dari infaq sunah ialah infaq yang dikeluarkan untuk membantu orang lain yang dapat dilakukan dengan memberikan sebagian harta kepada orang-orang yang membutuhkannya, seperti janda, anak yatim.

Bentuk infaq sunah yang kedua ini juga dapat dikeluarkan kepada fakir dan miski. Bentuk Infaq sunah yang kedua ini bertujuan untuk membantu dalam meringankan beban orang lain.

Kesimpulan_setelah memahami pemaparan di atas, kita sebaiknya menaikkan level infaq kita dari infaq mubah atau contoh infaq mubah ke infaq sunah atau contoh infaq sunah.

Sebab, jika di infaq mubah atau contoh infaq mubah tidak ada jaminan pahala, maka di infaq sunah atau contoh infaq sunah ada jaminan akan pahala dari pengamalan infaq tersebut.

Maka, tidak salahlah kita mencoba untuk menaikkan level infaq kita. Daripada mendapatkan yang belum pasti, lebih baik mendapatkan suatu yang sudah pasti, bukan?

Demikianlah pemaparan kami mengenai infaq mubah atau contoh infaq mubah yang diakhirnya kita mengajak anda dan kami menjadi kita untuk menaikkan level infaq kita ke infaq sunah.

Semoga bermanfaat……

Wallahu ‘Alam

Donasi



Tinggalkan Balasan

Open chat
Butuh Bantuan?
Assalamu'alaikum
Ada yang bisa kami bantu ?