PELETAKAN BATU PERTAMA MASJID JAMI’UL JAMA’AH OLEH RUMAH INFAQ

Rabu, 22 Agustus 2018, Rumah Infaq melakukan peletakkan batu pertama pembangunan masjid jami’ul jamaah Dusun Karang Pansyor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Prosesi sakral ini berlangsung sangat hikmat. Turut hadir Bupati Lombok Utara Bapak H. Najmul Ahyar, SH, M.H., Perwakilan dari Malaysia, tokoh masyarakat, dan tentunya Ketua Umum Rumah Infaq Ustadz Yusman Dawolo, M.Kom.I.

Acara yang dilakukan setelah sholat Idul Adha ini dilaksanakan di bekas reruntuhan Masjid Jami’ul Jamaah yang runtuh akibat gempa Lombok 7 SR. dalam sambutannya Bupati Lombok Utara menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rumah Infaq yang turut andil dalam hal penanganan bencana Lombok yaitu membangun masjid Jami’ul Jamaah. “Masyarakat Lombok Utara pasti masih trauma setelah dampak gempa ini, tapi saya minta kita tetap bersabar dan terus berdo’a semoga ujian dari Allah ini mampu kita lewati. Dan terkhusus kepada Ketua Umum Rumah Infaq, terima kasih sudah datang dan menghibur kami, semoga Allah balas dengan kabaikan”, lanjut Bupati sambil menahan tangis.

Mewakili team Rumah Infaq, Ustadz Yusman Dawolo menyampaikan bentuk belasungkawa dan dukacita dari para sahabat donatur Rumah Infaq kepada masyarakat Lombok pada umumnya apalagi kepada jamaah masjid Jami’ul Jamaah Dusun Kr. Pansyor. Bantuan yang kami bawa tak seberapa dibanding kerugian materi para jamaah sekalin. Tapi, setidaknya kami melakukan hal yang kami bisa lakukan. Dan beliau juga sampaikan bahwa, hingga saat ini Rumah Infaq sudah membuka 100 dapur bencana di seluruh wilayah Lombok terdampak gempa. Mulai dari Lombok Barat, Lombok Utara hingga Lombok Timur. Dan ini juga tidak lepas dari andil para donatur Rumah Infaq yang sudah mensupport dengan dana dan do’a. “Rumah Infaq akan bangun masjid jami’ul jamaah ini, selain karena punya sejarah panjang juga karena masjid ini juga paling banyak perhatian masyarakat”, sambung Ustadz.

acara yang dihelat setelah sholat idul adha ini, disambut rasa haru dan sedih dari masyarakat Desa Pemenang Barat. Seumur hidup baru kali ini mereka merasakan sholat di bawah tenda darurat dengan keadaan tempat tinggal yang hancur dan tak layak huni. Apalagi beberapa diantara keluarga mereka ada yang meninggal dunia akibat dampak gempa. Isakan tangis dan sesekali sesenggukan terdengar dari jamaah yang ikut sholat idul adha di bekas reruntuhan masjid ini. Semoga Allah berikan mereka ketabahan dan kekuatan. aamiin



Tinggalkan Balasan

Open chat
Butuh Bantuan?
Assalamu'alaikum
Ada yang bisa kami bantu ?