Penjelasan Lengkap Tentang Profile Lembaga Manajemen Infaq Indonesia

Rumahinfaq.or.id – Untuk menciptakan kesejahteraan sosial dalam bermasyarakat terutama bagi umat islam, terbentuklah lembaga untuk mencapai tujuan tersebut yang sekarang dikenal dengan nama lembaga manajemen infaq atau yang disingkat dengan LMI.

LMI adalah wadah yang dibentuk oleh para alumnus STAN atau Sekolah Tinggi Akuntansi Negara dari Program Diploma Keuangan. Lembaga yang menjadi penawar dari kegelisahan hati mereka pada tahun 1994.

Lembaga manajemen infaq
Lembaga manajemen infaq

Untuk mengenal lebih lanjut apa itu lembaga manajemen infaq dan bagaimana peran LMI untuk masyarakat Indonesia yang terkhususnya umat islam. Berikut ini kami paparkan penjelasannya;

Profil lembaga manajemen infaq

Tahun 1995 menjadi saksi bisu terbentuk dan berdirinya lembaga manajemen infaq. Lembaga yang berdiri karena sebuah kegelisahan tentang problematika ekonomi dan sosial dalam ruanglingkup umat islam, terkhususnya wilayah Jawa Timur.

Kegelisahan tersebut dialami oleh alumnus STAN-Program Diploma Keuangan yang pada waktu itu bekerja di Departemen Keungan dan Badan Pemeriksa Keungan dan Pembangunan (BPKP) di wilayah Jawa Timur sebagai pegawai di lingkungan tersebut.

Kegelisahan tersebut terjadi setahun sebelum terbentuknya lembaga manajemen infaq atau lebih tepatnya tahun 1994.

Maka, pada 17 September 1995 terbentuklah lembaga yang membidangi penghimpunan dan pendistrubusian dan pengelolaan dana zakat, infaq dan sedekah secara tepat.

Awalnya lembaga manajemen infaq berdiri dengan nama Yayasan Lembaga Manajemen Infaq Ukhuwah Islamiyah dan memiliki catatan Akta Notaris Abdurachim, S.H., No. 11 tanggal 4 April 1996.

Yayasan Lembaga Manajemen Infaq Ukhuwah Islamiyah ini menggerakkan diri dalam bidang sosial dengan kantor pusat di Surabaya. Lembaga yang sekarang terkenal dengan nama lembaga manajemen infaq.

Berdasarkan SK Gubernur Jawa Timur nomor : 451/1705/032/2005 lembaga manajemen infaq masih berstatus Lembaga Amil Zakat dari tahun 1995 sampai 2016 dan dapat memberi manfaat kepada lebih dari 80.000 orang.

Kembali, tahun 2016 menjadi saksi kenaikan kelas lembaga manajemen infaq LAZ Nasional karena mendapatkan kepercayaan masyarakat dan pengelolaan LAZ Provinsi yang baik. Lebih tepatnya moment special itu terjadi pada 29 April 2016.

lembaga manajemen infaq ditetapkan oleh Kementerian Agama RI dengan SK Nomor 184 Tahun 2016 sebagai LAZ Nasional yang ke-5 karena LMI telah memenuhi persyaratan dari LAZNAS untuk memiliki 7 kantor perwakilan di 7 Privinsi.

Sehingga, dalam kurun waktu 4 tahun terakhir yaitu 2015-2018 lembaga menajemen mencapai pertumbuhan dengan rata-rata penyaluran sebesar 33,33 % dengan jumlah nominal Rp. 120 Miliyar.

Sedangkan selama tahun 2015-2019 lembaga ini telah menyalurkan dana sebesar Rp. 144.4 Milyar dengan jumlah penerima manfat dana tersebut sebanyak 247.397 jiwa.

Dan dalam kurun waktu tersebut juga lembaga ini telah tersebar di 12 Provonsi dengan 8 kantor perwakilan dari LMI.

Hal demikian juga memberi kesempatan kepada lembaga ini untuk masuk dalam keategori LAZ Nasional dengan Pendistribusian dan Pendayagunaan terbaik dan meraih BAZNAS Award pada tahun 2017.

Sedangkan Program Pemberdayaan desa yang berada di bawah naungan lembaga ini menjadi outlook BAZNAS pada tahun 2018.

Prestasi yang diraih dan diberikan oleh lembaga ini mendapatkan dukungan dari skala internasional. Sehingga, lembaga ini dapat berkontribusi tidak hanya pada skala nasionala saja tapi juga internasional.

Hal demikian terbukti dengan Lembaga Menajemen Infaq menjadi anggota IHA atau Indonesia Humanitarian Alliance yang dikoordinasi oleh Kementrian Luar Negeri.

Baca juga: Infaq Yatim Serta Beberapa Keutaman Sedekah untuk Anak yang Kurang Mampu

Tujuan dan Latar Belakang Berdirinya LMI

Melalui penghimpunan dana ZISWAF Masyarakat atau zakat, infaq sedekah dan wakaf lembaga ini memiliki tujuan untuk mengangkat martabat masyarakat yang termasuk dalam kategori Dhuafa.

Untuk mencapai tujuannya tersebut lembaga ini juga bekerjasama dengan dana Corporate Social Responsibility Perusahaan.

Lembaga ini juga membantu masyarakat dalam penyaluran infaq yang mereka keluarkan serta mengajak masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat yang menjadi kewajibannya sebagai seorang Muslim.

Karena Indonesia sebagai negara dengan mayoritas Muslim dan memiliki potensi zakat yang besar, tapi perhatian dalam penyaluran dana zakat, sedekah, infaq dan wakaf belum optimal dalam masalah menajemennya.

Maka dengan adanya sebab demikian, lembaga ini tidak hanya membantu dalam membangkitkan kesadaran pada masyarakat dalam hal zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

Akan tetapi juga, lembaga ini membantu masyarakat dalam menyalurkan dana-dana tersebut kepada mereka yang benar-benar berhak untuk menerimanya.

Selain itu, lembaga ini juga berusaha untuk mengubah para penerima dana zakat, infaq, sedekah dan wakaf menjadi mereka yang memberi dana-dana tersebut.

Seperti mengubah Mustahiq atau golongan yang berhak menerima zakat menjadi Muzzaki atau mereka yang mengeluarkan kewajiban zakat.

Baca juga: Pengelolaan Infaq Zakat dan Sedekah Oleh Lembaga Terpercaya Yayasan Rumah Infaq

Perkembangan Lembaga Menajemen Infaq

Berikut ini perkembangan outlook BAZNAS pada tahun 2018 berdasarkan Campany Profile LAZNAS LMI 2020;

Pada tahun 1995, lembaga ini berdiri dengan nama awal Yayasan Lembaga Manajemen Infaq Ukhuwah Islamiyah.

Setahun kemudian, lembaga ini terlibat dalam penghimpunan dan pendayagunaan dana ZISWAF.

Lembaga Menajemen Infaq menjadi lembaga LAZ (Lembaga Amil Zakat) provinsi. Penetapan tersebut terjadi pada tahun 2005 dengan Surat keputusan Gubernur Jawa Timur No: 451/1702/032/2005.

Sedangkan pada tahun 2016 atau 11 tahun kemudian lembaga ini ditetapkan dengan didasari SK (Surat Keputusan) Kementrian Agama RI No: 184 tahun 2016 menjadi LAZ Nasional yang kelima.

Setahun setelahnya lembaga ini meraih BAZNAS Award dengan kategori LAZNAS yang mendistribusikan dan mendayagunakan dana ZISWAF dengan predikat terbaik.

Satu tahun selanjutnya, lembaga ini ditetapkan sebagai outlook BAZNAS pada tahun 2018.

Visi dan Misi Lembaga Menajemen Infaq

Visi

Lembaga ini memiliki visi yang bertujuan menjadi lembaga yang professional dalam pemberdayaan dan pelayanan.

Misi

Visi Lembaga Menajemen Infaq di atas melahirkan misi untuk mencapai visi yang mereka bentuk, berikut ini misi-misinya;

Misi pertama dari lembaga ini adalah dana zakat, infaq, sedekah, wakaf, hibah dan dana sosial yang lainnya dihimpun dan didayagunakan seacara professional dan akuntabel.

Meningkatkan secara nyata peranan produktif dan pengaruh konstruktif di tengah masyarakat menjadi misi kedua yang diambil oleh lembaga ini untuk mencapai visi mereka.

Sedangkan untuk misi ketiga, lembaga ini memiliki misi dalam bidang pelayanan, yaitu memberikan pelayanan prima kepada mereka yang berperan sebagai pemangku kepentingan atau kebutuhan.

Baca juga: Program Rumah Zakat Bersama Yayasan Rumah Infaq – Bayar Zakat Online

Logo Lembaga Menajemen Infaq

Filosofi Logo

Logo dari lembaga ini memiliki filosofi dengan keberanian menjadi pionir atau perintis dalam mencetus program yang bergerak dalam bentuk kemanusiaan.

Bentuk Logo

Warna hijau tua pada garis lengkung bebas yang terletak di atas tulisan lembaga ini yang disingkat menjadi LMI tersebut memberi makna bahwa lembaga tersebut adalah lembaga kemanusiaan yang dinamis atau aktif.

Sedangkan warna hitam pada tulisan LMI yang memilih gaya tulisan lentur tersebut menggambarkan tentang Lembaga Menajemen Infaq yang matang dan dapat diandalkan oleh masyarakat.

Warna Logo

Untuk makna warna pada logo lembaga ini dapat dilihat dari warna hijau tua dan orange pada garis bebas. Warna tersebut jelas sekali memberi makna kepada kita bahwa ada semangat yang terpancar dari LMI Surabaya tersebut.

Sedangkan untuk warna hijau muda yang berada paling atas dalam logo Lembaga Menajemen Infaq tersebut menggambarkan bahwa LMI memiliki program-program yang selalu up to date.

Demikian pemaparan kami tentang lembaga ini. Semoga dengan penjelasan di atas dapat membantu kita lebih mengenal dan memahami lembaga ke-5 dalam Lembaga Amil Zakat Nasional tersebut.

Demikian juga kita bisa menjadikan Lembaga Menajemen Infaq sebagai lembaga perantara yang tepat untuk menyalurkan dana zakat, infaq, sedekah dan wakaf serta dana sosial lainnya.

Semoga bermanfaat…..

Wallahu ‘Alam…………

Donasi



Tinggalkan Balasan

Open chat
Butuh Bantuan?
Assalamu'alaikum
Ada yang bisa kami bantu ?