Penjelasan Paling Lengkap Tentang Fungsi dan Manfaat Harta dalam Islam

Rumahinfaq.or.id – Memiliki harta tidak sebatas menjadi kesenangan sebagi fitrah manusia saja, melainkan adanya manfaat harta untuk kehidupan manusia itu sendiri.

Akan tetapi harta dalam Islam adalah bagian dari kebahagiaan dalam kehidupan dunia yang bersifat sementara dan harta bukanlah menjadi tujuan utama untuk dimiliki dalam menjalani hidup.

manfaat harta
manfaat harta

Harta memiliki fungsi, tapi bukan menjadi satu-satunya jalan yang wajib dicapai. Berdasarkan hal inilah Allah memerintahkan pada manusia untuk mencari harta dan menjadikan kebahagian di akhirat sebagai tujuan akhir.

Dalam mencari harta, Allah memerintahkan untuk mencari dana, mendapatkan harta yang halal dan tidak melanggar ketentuan yang telah ditetapkan dalam syari’at.

Manfaat Harta dalam Islam

Manfaat harta dalam Islam begitu banyak, sehingga dapat dilihat dari aspek dunia dan aspek agama.

Seperti manfaat harta dari aspek dunia yang digunakan untuk mendapatkan makanan, memiliki kendaraan, rumah dan beberapa kenikmatan dunia lainnya.

Adapun manfaat harta yang dilihat dari aspek agama dapat diamati dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Dzar yang membicarakan tentang harta, yaitu;

عَنْ أَبِي ذَرٍّ أَنَّ نَاسًا مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالُوا لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ذَهَبَ أَهْلُ الدُّثُورِ

بِالْأُجُورِ يُصَلُّونَ كَمَا نُصَلِّي وَيَصُومُونَ كَمَا نَصُومُ وَيَتَصَدَّقُونَ بِفُضُولِ أَمْوَالِهِمْ

Ada sebagian sahabat Rasulullah, yang berasal dari golongan miskin mendatangi beliau dan mengatakan, “Wahai Rasulullah, mereka yang kaya raya memborong pahala. Mereka mengerjakan salat sebagaimana kami mengerjakan salat.

Baca juga: Kriteria Fakir Miskin dan Orang Kurang Mampu Menurut Para Ulama’

Mereka juga berpuasa sebagaimana kami berpuasa. Namun dengan kelebihan hartanya, mereka bisa bersedekah”.

Ustadz Aris Munandar, SS, MPI berpendapat tentang statemen sejumlah shahabat yang miskin dari hadits tersebut.

Hadits yang diriwayatkan oleh Muslim tersebut menjelaskan keutamaan dalam memiliki harta yang dapat dimanfaatkan untuk bersedekah. Inilah salah satu manfaat daripada harta yang kita miliki.

Selanjutnya, alumni Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta mengemukkan tiga manfaat harta dari aspek agama, yaitu sebagai berikut;

1. Harta untuk memenuhi kebutuhan diri dalam hal ibadah

Manfaat harta untuk memenui kebutuhan diri dalam hal ibadah ini dapat dicontohkan harta yang digunakan untuk biaya ibadah haji.

Selain itu, menggunakan harta untuk memenuhi kebutuhan pendukung ibadah, seperti kebutuhan pangan, papan dan sadang serta kebutuhan vital lainnya dapat dikatakan sebagai bentuk dari manfaat harta.

Pada intinya, semua saranan yang menjadikan ibadah berjalan dengan baik adalah bagian dari ibadah itu sendiri.

Sehingga, dapat dikatakan ketika mengambil harta secukupnya untuk memberi dukungan dalam agama dan ibadah adalah bagian dari manfaat harta dari aspek agama.

Baca juga: Baqaimana Pengertian Harta dalam Islam yang Wajib Diperhatikan

2. Harta yang diberikan kepada orang lain

Ada 4 macam manfaat harta dari aspek agama yang diberikan kepada orang lain, yaitu sebagai berikut;

• Harta yang digunakan untuk mengeluarkan sedekah atau infaq kepada kaum fakir miskin.

• Harta yang diberikan untuk menjaga nama baik keluarga di tengah masyarakat atau yang biasanya disebut dengan murūah. Seperti pemberian untuk jamuan tamu, hadiah dan bantuan kepada tokoh masyarakat dan ulama.

• Harta yang diberikan dengan tujuan untuk melindungi nama baik. Seperti harta yang diberikan kepada tetanggah, teman kerja dan lainnya untuk mematahkan komentar miring mereka terhadap pemilik harta.

Harta yang diberikan kepada preman untuk menghindari gangguan mereka termasuk manfaat harta yang diberikan untuk menjaga dan melindungi nama baik.

• Harta yang diberikan sebagai bentuk upah yang bertujuan untuk mendapatka keefisiensian waktu dalam melakukan ibadah kepada Allah.

Seperti orang kaya raya dan sholeh yang menggunakan jasa ART (Asisten Rumah Tangga) dalam membantu dirinya mengurusi dan merawat rumahnya.

Hal ini dilakukan untuk mendapatkan waktu yang lebih banyak untuk beribadah dan merukan suatu kerugian untuknya ketika ia mampu memberi upah tapi tidak dilakukannya.

Dalam hal ini harta dapat dimanfaatkan dan termasuk manfaat harta dari aspek agama dalam bentuk diberikan kepada orang lain.

Baca juga: Pahami Cara Menghitung Warisan dalam Islam Sesuai Dalil yang Benar

3. Harta yang dibelanjakan untuk mendapatkan pahal jariyyah

Manfaat harta dalam hal ini dapat dicontohkan dengan harta yang dikeluarkan untuk membangun masjid, mushallah, jembatan, jalan raya, pondok pesantren, dan kegiatan wakaf lainnya.

Demikianlah manfaat harta dari aspek dunia dan agama, selain dari manfaat dari kedua aspek di atas, kita akan membahas fungsi-fungsi harta dalam Islam.

Berikut ini pemaparannya!!!

Fungsi Harta dalam Islam

Harta memiliki fungsi guna mencapai kesejahteraan dan kemajuan, baik secara individu ataupun masyarakat. Namun, dalam Islam menegaskan bahwa semua itu bukanlah tujuan akhir dari memiliki harta itu sendiri.

Dapat dikatakan bahwa tujuan tersebut adalah saranan untuk mendapatkan tujuan yang jauh lebih besar, yaitu tujuan akhir berupa kebahagian di akhirat kelak.

Hal yang demikian tersebut justru menunjukkan perbedaan esensia di antara ekonomi Islam dan faham materialisme, baik dari segi sistem ekonomi kapitalis ataupun sistem ekonomi sosialis.

Ada beberapa fungsi harta yang sesuai dengan syari’at Islam, yaitu sebagai berikut;

1. Menyempurnakan pelaksanaan ibadah

Fungsi harta dalam menyempurnakan pelaksanaan ibadah ini tidak hanya berlaku untuk ibadah khusus atau ibadah mahdhah saja, seperti zakat, haji dan shalat.

Melainkan juga untuk ibada yang lainnya, seperti benda yang dibutuhkan dalam pelaksaan ibadah tersebut. Misalnya kain untuk menutup aurat ketika akan sholat dan lain halnya.

Fungsi harta dalam hal ini dapat juga dilihat dalam firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Qur’an ayat ke-13 surah al-Jaatsiyyah.

2. Meningkatkan keimanan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala

Fungsi harta untuk meningkatkan keimanan kepada Allah ini sesuai dengan perkataan yang dikatakan oleh sahabat Ali ibnu Abi Thalib bahwa kefakiran cenderung mendekatkan seseorang kepada kekufuran.

Sehingga dengan adanya harta dapat meningkatkan ketakwaan kepada Allah sebagaimana yang dikatakan oleh Allah dalam al-Qur’an ayat ke-188 surah al-Baqarah.

3. Meneruskan kehidupan dari masa ke masa, seperti yang dikatakan Allah dalam surah an-Nisa ayat ke-9.

4. Menjadi penyeimbang atara kehidupan dunia dan akhirat.

Fungsi harta dalam hal ini dapat dilihat di ayat ke46 surah al-Kahfi dan ayat ke-77 surah al-Qashash.

5. Modal pokok atau saranan dalam menegakan dan melakukan pengembangan ilmu.

Sebab ilmu tanpa modal akan mengalami kesulitan, seperti halnya seseorang yang tidak kuliah karena terhalang biaya.

6. Mentasharuf atau memutarkan peranan-peranan kehidupan

Fungsi harta dalam hal dapat diamati dari terbentuknya masyarakat yang harmonis dan dalam keadaan berkecukupan dikarenakan adanta orang kaya dan miskin yang saling membutuhkan.

7. Menumbuhkan sedekah dan silaturahmi

Fungsi harta dalam hal ini dapat dipahami dalam firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam ayat ke-7 surah al-hadid.

Demikianlah pemaparan kami mengenai fungsi harta dan manfaatnya dalam Islam. Dengan demikian manfaat dan tujuan dari harta yang sudah dipaparkan di atas merupakan bekal mendapatkan kebaikan akhirat kelak.

Sehingga dengan memiliki harta, harta harus digunakan sesuai dengan syari’at yang berlaku dalam islam.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk #sahabatrumi.

Wallahu ‘Alam…………

Donasi



Tinggalkan Balasan

Open chat
Butuh Bantuan?
Assalamu'alaikum
Ada yang bisa kami bantu ?