Sedekah ilmu Akan Lebih Bernilai Bersama Dengan Sedekah Harta

Rumahinfaq.or.id – Harta bukan satu-satunya cara untuk seseorang bersedekah, sebab dapat juga dilakukan dengan cara lainnya. Misalya sedekah ilmu, ya sedekah yang memiliki nilai yang jauh lebih besar, jika dibandingkan dengan sedekah harta.

sedekah ilmu bisa berupa mengajarkan ilmu yang sudah kita dapatkan kepada orang lain, apalagi jika ilmu tersebut dapat mendekatkan diri seseorang kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Sedekah ilmu
Sedekah ilmu

Dalam Islam, ilmu memiliki kedudukan yang tinggi dan penting. Sebab, sudah tidak diragukan lagi, banyak ayat-ayat al-Quran dan hadits Rasulullah yang mendudukan orang yang berilmu di kedudukan yang tinggi dan mulia.

Tidak hanya itu, Rasulullah juga mencontohkan langsung pelakuan beliau kepada sahabatnya yang memiliki ilmu. Terbukti dengan beliau mengajak para sahabatnya untuk bermusyawarah.

Bahkan beliau tidak jarang, meminta sahabat untuk membacakan dirinya ayat-ayat suci al-Quran, walau pada kenyataannya beliaulah penerima wahyu tersebut dan yang pasti lebih tau tentang al-Quran.

Pelakuan Rasulullah juga dicontohkan juga oleh para sahabatnya. Misalnya contoh yang paling popular, yaitu sahabat terdekat Rasulullah Umar Radhiyyallahu ‘Anhu yang mendudukan Ibnu Abbas di sisinya.

Bahkan mendahulukan pendapat Ibnu Abbas dalam suatu permasalahan. Sehingga Ibnu Abbas sampai diperingatkan oleh sang ayah Abbas, paman sang Nabi.

Mungkin kita ambil satu contoh lagi, yaitu kisa Imam Syafi’i yang di duduki oleh sang guru di kursinya di saat beliau berumur 10 tahun untuk memberi fatwa kepada murid-murid sang guru.

Dan masih banyak lagi contoh bagaimana para shalihin mendudukan seseorang yang berilmu di kedudukan yang mulia, tinggi dan penting.

Untuk mengetahui lebih banyak kedudukan orang yang berilmu dalam Islam, maka berikut dalil-dalil yang bersumber dari al-Quran dan Hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam.

Baca juga: Doa untuk Para Donatur Sedekah Agar Allah Ridho Kepada Keduanya

A. Dalil-Dalil tentang Pentingnya Ilmu

Al-Quran
1. Ayat ke-11 surah Al-Mujadalah

Dalam ayat tersebut, Allah menjanjikan akan mengangkat derajat seseorang yang menuntut ilmu dengan pengangkatan beberapa derajat. Tentu, itu tidak sekedar janji bukan???

2. Ayat 1-5 surah al-‘Alaq

Ayat-ayat yang menjelaskan bagaimana manusia mengetahui sesuatu yang sebelumnya tidak diketahui dengan adanya Ilmu.

3. Ayat ke-18 surah Ali Imran

Dalam ayat ini, Allah menyatakan bahwa ilmu mampu mengubah seseorang menjadi lebih baik, baik dari segi pergaulannya sesama manusia ataupun ketaatannya kepada Allah.

4. Ayat ke-43 surah al-Ankabut

Ayat yang menjelaskan bahwa akal manusia yang menjadikan dirinya berpikir. Dengan kata lain, manusia yang memiliki berilmu dapat berpikir dengan akal yang dimilikinya.

Hadits

1. Hadits Ahmad, Tirmidzi dan Ibnu Majah

Dalam sebuah Hadits Shahih yang diriwayatkan oleh Ahmad no.230-231, at-Tirmidzi no. 2325, dan Ibnu Majah no. 4228. Rasulullah menyebutkan 4 jenis hamba.

Apa saja ke-4 jenis hamba dalam hadits tersebut???

• Seorang hamba yang diberi harta dan ilmu

Dengan ilmunya dia bertaqwa kepada Allah atas harta yang dimilikinya, dengan ilmunya pula ia menyambung tali silaturahmi.

Dengan ilmunya juga ia mengetahui adanya hak Allah dalam harta yang Allah berikan. Maka, golongan ini adalah sebaik-baiknya golongan di sisi Allah.

• Seorang hamba yang diberi ilmu, akan tetapi tidak dengan harta.

Maka, dengan ilmunya dia berniat dengan niat yang tulus jika diberi rezeki oleh Allah akan berbuat sebagaiaman golongan pertama berbuat.

Dikarenakan dengan niatnhya tersebut ia mendapatkan pahala sebagaimana golongan pertama mendapatkan pahala atau dapat dikatakan nilai pahala keduanya sama.

• Seorang hamba yang diberi harta tapi tidak dengan ilmu

Dia hanya memiliki harta, tapi tidak memiliki ilmu. Kedati demikian yang membuat ia tidak bertaqwa kepada Allah, tidak menyambung silaturahmi.

Selain tidak bisa mengatur hartanya, ia juga tidak mengetahui bahwa di dalam harta yang dimilikinya ada hak Allah yang harus dipenuhinya.

Maka, golongan ketiga ini adalah seburuk-buruknya hamba dan dia miliki kedudukan yang paling jelek di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

• Seorang hamba yang tidak diberi harta, begitu juga tidak diberi ilmu

Dikarenaka tidak ada ilmu padanya, ia berniat untuk mengerjakan sebagaimana golongan ketiga berbuat. Maka, dia mendapatkan dosa sebagaimana golongan ketiga.

Bahkan dapat dikatakan dosa golongan ketiga dan keempat sama.

2. Hadits Muslim

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim no.2699, Rasulullah mengabarkan kemudahan jalan menuju syurga bagi mereka yang mencari ilmu.

Dan Tirmidzi menambahkan bahwasanya ketika seseorang keluar dari rumah untuk mencari ilmu, maka dirinya berada di jalan Allah hingga orang tersebut kembali ke rumahnya.

Dalil-dalil di atas hanyalah sebagian kecil dari dalil tentang pentingnya ilmu, masih banyak. Tapi kita hanya membahas singkat dikarenakan bahasan kita lebih kepada sedekah ilmu.

Sedekah yang dikeluarkan dengan ilmu yang dimiliki, tapi yang menjadi pertanyaannya. Apakah sedekah ini memiliki keutamaan?

Tentu saja jawabanyya, pasti dan iyah bahkan sedekah ini adalah sebaik-baiknya sedekah atau dapat dikatakan bahwa sedekah ilmu adalah sedekah yang utama.

Berikut ini dalil-dalilnya!!!

B. Hadits tentang Sedekah Ilmu

1. HR Ibnu Majah

Rasulullah bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan hadits tersebut tercantum dalam kitab at Targib wat Tarhib.

وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَفْضَلُ الصَّدَقَةِ أَنْ يَتَعَلَّمَ الْمَرْءُ الْمُسْلِمُ عِلْمًاثُمَّ يُعَلِّمُهُ اَخَاهُ الْمُسْلِمَ.

Sedekah seorang Muslim yang lebih utama ialah mempelajari suatu ilmu dan ilmu yang didapatnya tersebut diajarkan kepada saudaranya sesama Muslim.

Hadits di atas begitu jelas mengatakan seorang Muslim akan mudah mendapatkan pahala sedekah dengan ilmu yang dimilikinyBahkan nilai pahala sedekah ilmu jauh lebih utama dari sedekah yang lainnya, seperti sedekah dengan harta.

Mengapa demikian?

Mengapa sedekah ilmu lebih utama daripada sedekah dengan harta?

Tentu saja, dikarenakan sedekah dengan memiliki manfaat yang bernilai abadi. Selain itu, manfaat sedekah ilmu dalam mengubah akhlak atau prilaku seseorang juga besar dan tidak terputus.

Maksudnya dengan ilmu yang dimilikinya yang diajarkannya dengan ikhlas akan memberi dan membawa saudaranya sesama Muslim lainnya menuju ke perubahan yang lebih baik.

Keadaan atau prilaku seseorang yang berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya terutama dalam hal ketaatan kepada Allah dikarena ilmu yang pernah disampaikannya, maka dirinya akan memperoleh balasn pahala yang besar.

Atau bisa dikatakan nilai pahala dalam sedekah ilmu bersifat menyalir terus menerus atau yang biasanya disebut dengan jariyyah. Sehingga lumrah dikenal dengan istilah sedekah jariyyah.

Dapat disimpulkan bahwa sedekah ilmu sebagai sedekah yang memiliki nilai pahala yang jauh lebih besar dikarena sifatnya jariyyah.

Sebagaimana kita ketahui bahwa sedekah jariyyah yaitu sedekah yang memiliki nilai pahala yang akan terus menurus mengalir selama manfaat ilmu itu masih ada pada seseorang bahkan setelah penyampai dari ilmu itu sudah meninggal dunia.

Inilah yang menjadikan sedekah ilmu sebagai sedekah yang jauh lebih besar dari sedekah yang dikeluarkan dari harta yang dimiliki. Walau pada dasarnya sama-sama sedekah.

Tapi yang perlu diingat, bahwa yang dapat dikatakan sedekah ilmu ialah ilmu yang disampaikan kepada orang lain yang dengan ilmu itu dia berupa menjadi pribadi yang baik.

Baik itu dari segi ketaatannya kepada Allah dan dalam pergaulannya sesama manusia.

Dan tidak dapat dikatakan sedekah ilmu, jika dengan ilmu itu dia berubah menjadi lebih buruk dari sebelumnya atau dia berubah dari pribadi yang baik menjadi buruk. Naudzubillahi min dzalik…..

Demikianlah pemaparan kami mengenai sedekah ilmu serta pentingnya dalam menuntut ilmu dalam Islam.

Semoga artikel ini bermanfaat

Donasi



Tinggalkan Balasan

Open chat
Butuh Bantuan?
Assalamu'alaikum
Ada yang bisa kami bantu ?